Contoh Program PHP


Latihan Menampilkan Variabel

Latihan menampilkan variabel menggunakan html dan php, contoh program sederhana bagi pemula. Latihan ini menggunakan umur sebagai variabel pemasukan data, dengan dua file program php. Dimana kedua file tersebut disimpan dengan nama input variabel dan umur, kedua file tersebut jangan lupa ditaruh dalam satu folder. File input variabel digunakan untuk pemasukan data, sedangkan file umur untuk menampilkan variabel. Adapun listing programnya sebagai berikut:

input,php
<HTML>
<HEAD>
<TITLE>Latihan Pemasukan Data</TITLE>
</HEAD>

<FORM ACTION=”simpan.php” METHOD=”GET”>
Silakan Masukkan umur Anda:<BR>
<INPUT TYPE=”TEXT” NAME=”umur”><BR>
Penulisan umur, contoh : 20 tahun dst.<BR>
<INPUT TYPE=”SUBMIT” Value=”Kirim”>
</FORM>

</BODY>
</HTML>

umur.php
<HTML>
<HEAD>
<TITLE>Latihan Menampilkan Variabel</TITLE>
</HEAD>
<BODY>

<?php
  $umur = $_GET[“umur”];
  print(“Umur anda = <B>$umur</B>”); 
?>

</BODY>
</HTML>

Diposkan oleh Wildan di 23.341 komentarKirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Berbagi ke TwitterBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

Label: HTML dan PHP

Selasa, 10 April 2012

Tag Tag HTML

Tag tag dalam HTML biasanya berupa tag-tag yang saling berpasangan dan setiap tag tersebut selalu ditandai dengan simbol < dan >. Tag juga dapat berarti sebagai elemen-elemen HTML yang terdapat pada bagian head pada sebuah dokumen HTML.
Dalam penulisan tag HTML tidaklah case sensitive, artinya penggunaan huruf besar ataupun kecil tidaklah menjadi masalah. Dalam implementasinya tag digunakan untuk mendefinisikan dari bagian tertentu yang terdapat pada elemen-elemen HTML. Diantara dari elemen-elemen tersebut adalah sebagai berikut:
1.    Tag <title>
Digunakan untuk memberi judul dokumen.
Penggunaannya adalah sebagai berikut :
<title> Judul Dokumen </title>
2.    Tag <base>
Digunakan untuk menentukan basis URL sebuah dokumen. Basis URL ini berguna bila dalam dokumen terdapat link-link yang bersifat relatif, karena link tersebut tetap akan bekerja meskipun dokumen dipindahkan ke direktori lain atau bahkan ke komputer lain.
Penggunaannya adalah sebagai berikut :
<base href=”URL”>
3.    Tag <link>
Digunakan untuk menunjukkan relasi antar dokumen HTML. Tag ini mempunyai beberapa atribut antara lain :
·    Href berfungsi untuk menunjukkan pada URL dokumen lain.
Adapun library nya adalah sebagai berikut:
#
file://
ftp://
gopher://
http://
https://
mailto:
news:
telnet://
wais://
·    Rel berfungsi untuk mendefinisikan relasi terhadap sebuah dokumen lain yang berisi informasi tentang personil yang memberi kontribusi terhadap dokumen tersebut.
·    Adapun library nya adalah sebagai berikut:
alternate
appendix
bookmark
chapter
contents
copyright
glosarry
help
index
next
prev
previous
section
start
stylesheet
subsection
·    Rev berfungsi untuk mendefinisikan relasi sebuah dokumen HTML dengan dokumen lain.
Adapun library nya adalah sebagai berikut:
alternate
appendix
bookmark
chapter
contents
copyright
glosarry
help
index
next
prev
previous
section
start
stylesheet
subsection
·    Type berfungsi untuk menentukan tipe dan parameter dari relasi.
Adapun library nya adalah sebagai berikut:
text/css
text/javascript
Penggunaannya adalah sebagai berikut:
<link [{rev/rel}=”Teks”]href=”URL”>
4.    Tag <meta>
Digunakan untuk mendefinisikan informasi-informasi di luar HTML. Informasi meta dapat digunakan oleh browser untuk menjalankan suatu aktivitas yang belum didukung oleh HTML. Tag meta mempunyai atribut sebagai berikut:
·    http-equiv berfungsi untuk mendefinisikan properti dari elemen.
·    name berfungsi untuk mendefinisikan diskripsi tambahan dari elemen.
·    url berfungsi untuk mendefinisikan target dokumen dari sebuah properti.
·    content berfungsi untuk menyediakan nilai respon dari properti.
Penggunaannya adalah sebagai berikut :
<meta http-equiv=”refresh” content=”0” url=”URL”

Terdapat banyak dari beberapa tag tag HTML pada umumnya. Dan dalam penggunaannya pula ada berbagai macam elemen-elemen yang digunakan selain yang disebutkan pada tulisan diatas.  Maka dari itu mohon maaf untuk kekurangannya.Diposkan oleh Wildan di 14.560 komentarKirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Berbagi ke TwitterBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

Label: Dasar Dasar HTML

Senin, 09 April 2012

Contoh Program PHP Menggunakan If Else If

Contoh program php menggunakan if else if. Pernyataan if-elseif sangat bermanfaat untuk melakukan pengambilan keputusan yang melibatkan banyak alternatif. Sebagai contoh, pada skrip program berikut, if-elseif digunakan untuk menentukan nama hari sekarang (diambil dari tanggal sistem). Berikut contoh program pernyataan if-elseif:

Hari ini:  
<?php
  $nama_hari = date(“I”);
  if ($nama_hari == “Sunday”)
     print(“Minggu”);
  elseif ($nama_hari == “Monday”)
     print(“Senin”);
  elseif ($nama_hari == “Tuesday”)
     print(“Selasa”);
  elseif ($nama_hari == “Wednesday”)
     print(“Rabu”);
  elseif ($nama_hari == “Thursday”)
     print(“Kamis”);
  elseif ($nama_hari == “Friday”)
     print(“Jumat”);
  else
     print(“Sabtu”);

?>

Keterangan:
pada contoh program diatas, pernyataan if-elseif digunakan untuk menentukan nama hari sekarang (didasarkan pada tanggal sistem). Mula-mula, pernyataan berikut:
$nama_hari = date(“I”);
Dipakai untuk memperoleh nama hari dalam bahasa inggris. Kemungkinan nilainya adalah Sunday, Monday, Tuesday, Wednesday, Thursday, Friday, atau Saturday.
Argumen pada fungsi date() di depan adalah huruf I bukan angka 1.
Selanjutnya kemungkinan nilai-nilai ini ditangani melalui if-elseif kalau menggunakan if-else maka perintah contoh program tersebut akan menjadi panjang.Diposkan oleh Wildan di 22.051 komentarKirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Berbagi ke TwitterBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

Label: Contoh Program

Kamis, 05 April 2012

Contoh Program PHP Menggunakan If Else

Contoh program PHP menggunakan if else. Pernyataan if-else merupakan pernyataan yang menjalankan suatu tindakan tertentu bila kondisi bernilai benar dan menjalankan tindakan yang lainnya kalau kondisi bernilai salah. Yang berarti juga kita bisa menggunakan pernyataan if dengan melibatkan bagian else. Pada bentuk pernyataan if-else ini seperti pada gambar diagram alir if-else seperti disamping, bagian pernyataan_1 dijalankan kalau ekspresi bernilai benar, dan bagian pernyataan_2 ddijalankan kalau ekspresi bernilai benar. Adapun bentuk pernyataan if-else seperti berikut ini:

if (ekspresi)
  pernyataan_1
else
  pernyataan_1
Bentuk if-else jugan bisa berupa seperti:
if (ekspresi)
{
  pernyataan_1
}
else
{
  pernyataan_1
}

Contoh program PHP sederhana menggunakan if-else, berikut:

$diskon = 0;
  if ($total_beli >= 100000)
    $diskon = intval(0.1 * $total_beli);

Dapat ditulis menjadi:

if ($total_beli >= 100000)
  $diskon = intval(0.1 * $total_beli);
else
  $diskon = 0;

Contoh program php diatas memuat pernyataan if-else yang menjalankan suatu tindakan dari sebuah kondisi.Diposkan oleh Wildan di 21.080 komentarKirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Berbagi ke TwitterBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

Label: Contoh Program

Rabu, 04 April 2012

Contoh Program PHP Menggunakan If

Contoh program php menggunakan if. Pernyataan if digunakan untuk mengambil keputusan berdasarkan suatu kondisi. Dalam PHP terdapat tiga macam bentuk pernyataan if yaitu pernyataan if saja, pernyataan if-else, pernyataan if-elseif. Bentuk pernyataan if seperti ” if (ekpresi) pernyataan “. Pada bentuk ini bagian pernyataan akan dijalankan hanya kalau bagian ekpresi bernilai benar. Dengan catatan nilai selain nol atau kosong dianggap sebagai nilai benar dan PHP menyediakan konstanta bernama TRUE yang menyatakan benar dan FALSE yang menyatakan salah. Contoh penerapan if misalnya untuk menentukan diskon. Sebagai contoh diberikan ketentuan bahwa bila pembeli berbelanja melebihi atau sama dengan 100.000 maka pembeli akan mendapatkan diskon. Untuk lebih jelasnya coba simak program PHP berikut:

<?php
  $total_beli = 200000;
  $keterangan = “Tak dapat diskon”;
  if ($total_beli >= 100000)
     $keterangan = “Dapat diskon”;
  print(“$keterangan <BR\n”);
  ?>

Keterangan:
Pada kode program PHP seperti diatas, penentuan keterangan dengan memberikan nilai ” Tak dapat diskon ” pada variabel $keterangan. Selanjutnya, pernyataan if diatas akan membuat variabel $keterangan diisi dengan ” Dapat diskon ” hanya kalau ekspresi $total_beli > 100000 bernilai benar. Tentu saja pada contoh ini, ekpresi tersebut akan bernilai benar mengingat variabel $total_beli diisi 200000. Dengan demikian bila anda memanggil contoh program tersebut pada browser maka akan tampil ” Dapat diskon “. Namun, setelah anda mencobanya, ubahlah isi $total_beli menjadi 50000 dan kemudian reload ato muat ulang pada halaman yang menampilkan contoh program tersebut. Maka akan tampil “Tak dapat diskon “. Hal ini memberikan gambaran bahwa dengan menggunakan if kita dapat mengatur tindakan dengan berdasarkan suatu kondisi, menggunakan if.

Sekiranya bagian pernyataan pada if berupa sejumlah pernyataan, anda bisa meletakkan pernyataan-pernyataan tersebut dalam {}. Contoh program PHP berikut merupakan pengembangan dari skrip program sebelumnya, yang memungkinkan pemakai memasukkan besar pembelian dan komputer akan menghitung jumlah yang harus dibayar.

<FORM METHOD=”GET”>
Besar Pembelian: 
<INPUT TYPE=”TEXT” NAME=”total_beli”><BR><BR>
<INPUT TYPE=SUBMIT VALUE=”Tentukan Diskon”>
</FORM >

<?php
  $total_beli = $_GET[“total_beli”];
  if (isset($total_beli))
  {
    $total_beli = intval($total_beli);
    $diskon = 0;
    if ($total_beli >= 100000)
       $diskon = intval(0.1 * $total_beli);
    printf(“Diskon     = %d <BR>\n”, $diskon);
    printf(“Pembayaran = %d <BR>\n”,
      $total_beli – $diskon);
  }
?>

Keterangan:
Contoh program diatas melibatkan kode HTML berupa tag FORM, yang digunakan untuk menempatkan kotak teks dan sebuah tombol untuk memproses pemasukan data oleh pemakai. isi kotak teks akan dinyatakan dengan variabel $total_beli.
$total_beli = $_GET[“total_beli”]; digunakan untuk memperoleh nilai variabel HTML bernama $total_beli. Superglobal $_GET digunakan untuk memperoleh nilai tersebut. Hasilnya disimpan ke variabel $total_beli.
if (isset($total_beli)) digunakan agar perhitungan hanya dilakukan kalau variabel $total_beli sudah ada.
Pernyataan if tersebut diperlukan mengingat pada pengeksekusian yang pertama kali, yaitu saat memanggil contoh program diatas, variabel $total_beli sebenarnya belum tercipta. Apabila contoh program diatas dijalankan di browser maka akan tampil seperti berikut ini:

Bila anda mengisi nilai besar pembelian 150000 pada kotak teks input seperti gambar diatas akan tampil seperti gambar berikut ini:

Keterangan:
Bila pemakai telah menekan tombol dengan nama ” Tentukan Diskon “, form akan dikosongkan dan kode yang terdapat setelah if (isset($total_beli)) akan dijalankan.
$total_beli = intval($total_beli); Pernyataan ini digunakan untuk mengubah nilai pada variabel $total_beli berupa integer.
$diskon Digunakan untuk memberikan nilai nol terhadap variabel $diskon.
if ($total_beli >= 100000)
   $diskon = intval(0.1 * $total_beli);
Digunakan untuk mengubah nilai $diskon sekiranya isi variabel $total_beli melebihi atau sama dengan 100000. Dalam hal ini besar diskon adalah 10% (dikalikan dengan 0.1).
Berikut ini adalah contoh hasil program PHP ( contoh penentuan diskon ) setelah tombol Tentukan Diskon di tekan.

Adapun contoh hasil eksekusi program php menggunakan if bila anda memasukkan nilai kurang dari 100000, semisal 60000 maka akan tampil seperti gambar berikut:

Demikian contoh program PHP menggunakan if, yang diambil dari hasi review buku dasar pemrograman web dinamis menggunakan php karya Abdul Kadir. Semoga bermanfaat, bila ada kekurangan dan kesalahan mohon maaf yang sebesar-besarnya.Diposkan oleh Wildan di 19.050 komentarKirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Berbagi ke TwitterBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

Label: Contoh Program

Selasa, 03 April 2012

Struktur Dasar HTML

Struktur Dasar HTML. Struktur dasar html artikel dari pemula yang sedang belajar html. Struktur dasar html biasanya digunakan untuk menandai sebuah file text yang ada pada dokumen html. Untuk memformat sebuah file text diperlukan aturan dalam penulisan html yang disebut dengan aturan struktur dasar html. Dalam format aturan itu nantinya akan menghasilkan sebuah file text yang bercirikan dan berektensi html dan  htm.
Namun lebih jauh dari itu dapat disimpulkan bahwa penggunaan struktur dasar html sangat penting untuk dipahami, mengapa demikian.. HTML (HyperText Markup Language) merupakan salah satu format yang digunakan dalam pembuatan dokumen dan aplikasi berbasis web. Elemen HTML biasanya berupa tag yang berpasangan dan setiap tag ditandai dengan simbol < dan >. Pasangan dari sebuah tag ditandai dengan tanda “/”. Dalam penulisan tag HTML tidaklah case sensitive, artinya penggunaan huruf besar ataupun kecil tidaklah menjadi masalah.
Namun lebih jauh dari pada itu di dalam file tersebut terkandung struktur sebagai berikut :
<html>
<head>
…..
</head>
<body>
…..
</body>
</html>
Keterangan:
Tag Head
Tag Head merupakan header dari halaman HTML.
Didalam HTML terdapat beberapa elemen seperti berikut
Tag titte <tittle> digunakan untuk memberikan judul dokumen dari halaman HTML contoh penggunaan sebagai berikut:
<title> Judul Dokumen </title>
Tag Base Digunakan untuk menentukan basis URL sebuah dokumen. Basis URL ini berguna bila dalam dokumen terdapat link-link yang bersifat relatif, karena link tersebut tetap akan bekerja meskipun dokumen dipindahkan ke direktori lain atau bahkan ke komputer lain.Penggunaannya adalah sebagai berikut :
<base href=”URL”>
Tag Link Digunakan untuk menunjukkan relasi antar dokumen HTML. Tag ini mempunyai beberapa atribut antara lain :
*Href berfungi untuk menunjukan dan menghubungkan dokumen pada URL dokumen lain
*Rel berfungsi untuk mendefinisikan relasi terhadap sebuah dokumen lain yang berisi informasi tentang atribut yang terkait pada dokumen tersebut
*Rev berfubgsi untuk mendefinisikan sebuah relasi pada sebuah dokumen 
*Type digunakan untuk menentukan type dan parameter relasi yang ada
Contoh penggunaannya adalah sebagai berikut :
<link [{rev/rel}=”Teks”]href=”URL”>
Tag Meta Digunakan untuk mendefinisikan informasi-informasi di luar HTML. Informasi meta dapat digunakan oleh browser untuk menjalankan suatu aktivitas yang belum didukung oleh HTML. Contoh penggunaannya sebagai berikut Penggunaannya adalah sebagai berikut :
<meta http-equiv=”refresh” content=”0” url=”URL”>
Bagian Body merupakan isi dari dokumen HTML yang akan ditampilkan pada web browser. Semua informasi yang akan ditampilkan mulai dari teks, gambar, suara dan lain-lain.
Dari beberapa keterangan yang terangkum seperti penjelasan diatas mudah-mudahan mudah untuk dimengertiDiposkan oleh Wildan di 21.340 komentarKirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Berbagi ke TwitterBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

Label: Dasar Dasar HTML